Jadilah Dirimu: Kunci Sukses


Oleh Khairul Azan, dosen STAIN Bengkalis & Ketua DPD GAMa Riau Kabupaten Bengkalis.

Motivasi bagaikan ombak yang menghantam kerasnya batu karang di pesisiran pantai. Adakalanya ketika angin berhembus kencang maka ombak semakin tinggi dan garang. Namun ketika angin telah tersipu malu maka ombak pun tidak kuasa menunjukkan bayang-bayang. Begitulah dalam memandang sebuah motivasi diri.  Motivasi diri bersifat fluktuasi yang kadangkala cenderung naik dan turun.

Oleh karena itu perlu menjaganya agar motivasi tidak berpaling kelain hati. Menjaga motivasi merupakan kunci kesuksesan. Karena ketika itu tidak dilakukan maka jurang pemisah yang selama ini membuat manusia tidak mampu melangkah akan semakin terbuka lebar. Kepercayaan diri semakin hilang dan semangat hidup berada diambang kehancuran. Motivasi adalah membina bukan membinasakan segenap potensi yang ada di dalam diri.

Pantaskah kita berputus asa dan melompat ke dalam jurang yang dalam agar semuanya berakhir. Tidak, yang perlu kita lakukan adalah introspeksi diri dan lakukan perubahan demi perubahan. Tanamkan dalam diri kita bahwa “aku tidak bisa merubah masa lalu namun masa depan ada ditanganku”. Ini bermakna bahwa semuanya tergantung kepada kita masing-masing. Ketika kita tidak berani berubah maka tetaplah kita seperti itu selamanya dan selamanya. Jadikan masa lalu sebagai pengalaman agar tidak terjatuh lagi pada lubang yang sama. Layaknya spion dan kaca depan sebuah mobil.

Mengapa kaca spion itu lebih kecil ukurannya ketimbang kaca yang ada didepan kita. Karena spion hanya berfungsi untuk penyeimbang agar tidak terlalu kekiri dan kekanan. Tetapi sebaliknya, kaca depan mobil berfungsi untuk melihat susuatu yang lebih besar kedepan. Begitulah cara memandang kehidupan. Butuh konsentrasi tingkat tinggi, dan perjuangan yang begitu besar serta visi yang jauh kedepan.  “Saya sudah gagal berkali-kali dalam hidup saya dan itulah mengapa saya sukses” (Michael Jordan).

Perubahan yang kita lakukan saat ini adalah awal kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang. Berani memulai maka beranilah memetik hasilnya. Memulai sesuatu yang positif akan menghasilkan sesuatu yang positif pula. Jangan biarkan mimpimu terbenam dalam jurang yang memusnahkan. “Sukses terdiri dari keberlanjutan kesalahan demi kesalahan tanpa kehilangan rasa antusias” (Winston Churchill).

Beranilah bermimpi (impian) yang lebih tinggi. Karena bermimpi lebih tinggi bukanlah sesuatu yang mahal dan perlu dibayar dengan uang melainkan hanya butuh motivasi yang besar dari dalam diri. Ukirlah mimpimu setinggi-tingginya seperti motto penulis “kalau bisa menggapai langit kenapa masih tetap dibumi”. Kalimat ini bukanlah menunjukkan kesombongan diri melain sebagai motivasi, karena pada dasarnya Tuhan telah memberikan ruang bagi hambanya yang mau berusaha. Oleh karena itu jemputlah mimpimu, wujudkan dan lakukan. Gantungkan mimpimu di puncak menara tertinggi kehidupan.

Agar mimpi besarmu bisa terwujud, maka buatlah catatan kecil tetang ribuan mimpi yang akan diraih. Sebuah mimpi besar akan diraih ketika satu persatu mimpi kecilmu diwujudkan. Namun perlu dicatat bahwa ketika kita membuat sebuah catatan kecil tetang beberapa mimpi, janganlah beritahukan kepada orang lain. Bisa jadi karena ia tidak suka dengan kita, ia akan cenderung menyepelekan dan menjatuhkan yang akan menguburkan motivasi yang telah kita ristis. Namun cukuplah kita sendiri yang tau, simpanlah mimpimu dan raih satu persatu.

Awali hari kita dengan susuatu yang positif. Katakan aku bisa bukan sebaliknya. Percayalah pada dirimu sendiri niscaya tubuhmu akan mendukung apa saja yang kita inginkan. Jangan biarkan rasa takut membelenggu. Karena ketika kita gagal rasa takut tidak akan membantu melainkan ia berkata “selamat tinggal wahai kesuksesan”. 

“Jadilah dirimu sendiri, ekspresikan dirimu sendiri, yakinlah pada dirimu sendiri, jangan pergi dan mencari kepribadian sukses dan menduplikasinya” (Bruce Lee).

Karena motivasi diri cenderung bersifat fluktuatif (turun-naik), maka perlu adanya motivasi dari luar diri kita yang bisa menjadi inspiratif. Carilah teman yang bisa membangkitkan motivasi dan saling berbagi dalam hal kebaikan. Dalam berteman tidak dibatasi umur atau drajat tertentu yang penting saling menyemangati. Baik anak kecil, orang tua, kaya ataupun miskin, dan sterusnya.

Buatlah target apa yang ingin kita raih untuk hari esok, agar hari demi hari yang dijalani semakin bermakna dan tidak membosankan. Sambutlah pagi dengan senyuman niscaya kesejukan pagi akan menjadi sebuah kehangatan dalam menggapai sebuah mimpi besar. Ia akan mengantarkan kita sampai digerbang kesuksesan.

“Sukses adalah guru yang buruk. Ia menggoda orang pintar berpikir bahwa mereka tidak terkalahkan” (Bill Gates).




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.